7 Cara Resign Dari Perusahaan Secara Baik-Baik

22.50
 Saat anda telah bertekad lingkaran untuk berhenti bekerja pada perusahaan anda sekarang, maka pastikan anda telah melaksanakan langkah demi langkah dengan baik. Dengan demikian anda pun akan dikenang sebagai seorang yang baik hati dan berdedikasi. Berikut merupakan beberapa langkah elegan biar dikala anda mengundurkan diri dari perusahaan tidak meimbulkan hal-hal negatif :

Saat anda telah bertekad lingkaran untuk berhenti bekerja pada perusahaan anda kini 7 Cara Resign Dari Perusahaan Secara Baik-baik

1. Bicara dengan sahabat yang terpercaya
Yang pertama yang harus anda lakukan ialah bicara terlebih dahulu pada sobat terbaik di kantor. Pastikan sobat anda tersebut bukan ratu gosip atau punya penyakit latah :), biar pembicaraan tidak bocor kepada orang lain. Hal ini dilakukan biar mental anda tetap terjaga dan tidak goyah untuk mau resign. Karena sobat terbaik ialah mereka yang mendukung pilihan yang anda yakini. Diskusikan dengan sobat anda tersebut bagaimana menciptakan surat pengunduran diri yang bagus.

2. Menghadap Atasan
Setelah anda siap secara mental barulah anda bicara dengan baik-baik kepada atasan anda sambil menyodorkan surat pengunduran diri anda. Pastikan anda mengetahui mood dari atasan anda. Jangan menghadap dikala mood atasan sedang buruk, kecuali jikalau anda ingin uji nyali, silakan saja, saya salut jikalau anda berani hehe. Berikan masa transisi minimal satu bulan sebelum anda benar-benar keluar dari perusahaan. Berikan jaminan kepada atasan anda bahwa selama masa transisi anda siap untuk menuntaskan tugas-tugas yang masih menggantung atau belum selesai. Dan pastikan pula anda siap menyerahkan segala pekerjaan anda kepada orang yang akan diberikan serah terima pekerjaan anda nanti. Sampaikan alasan yang logis kenapa anda ingin berhenti bekerja. Jangan mengada-ada atau terlalu lebay, lantaran nantinya atasan anda menduga anda tidak jujur. Sampaikan saja apa adanya, misal dikarenakan telah mendapat pekerjaan gres yang lebih baik, atau jarak kantor yang terlalu jauh dari rumah sehingga waktu banyak terbuang atau apa saja yang logis. Sampaikan rasa terima kasih atas kerjasamanya selama ini dan telah menjadi mentor yang baik bagi pengembangan diri anda serta mohon maaf apabila terdapat kesalahan selama bekerja di bawah kepemimpinannya. Tidak perlu hingga cipika-cipiki, berpelukan apalagi hingga nangis bombay :). Ingat, anda cuma pindah perusahaan bukan pindah ke dunia lain hehe.

3. Menghadap HRD
Langkah selanjutnya ialah anda harus melapor ke pecahan HRD. Setelah anda memperlihatkan surat pengunduran diri, maka secara legal formal anda sudah dinyatakan resmi mengajukan pengunduran diri dari perusahaan. Namun sebelum anda resmi keluar, HRD  akan meberikan 2 hal kepada anda. Yang pertama, HRD akan mengecek hal-hal yang masih mengganjal pada diri anda, terkait persoalan pekerjaan ataupun lainnya. Dalam persoalan pekerjaan  HRD akan memperlihatkan formulir (clearence) yang berisi tanda-tangan dari beberapa divisi yang menyatakan anda sudah tidak memiliki ganjalan pekerjaan atau lainnya.  Contoh apakah anda masih memiliki kontribusi dokumen arsip, apakah anda masih memiliki ikatan dinas atau apakah anda memiliki hutang di koperasi dsb. Yang kedua HRD akan melaksanakan exit interview kepada anda. Wawancara ini merupakan wawancara untuk menggali alasan-alasan karyawan mengundurkan diri, sebagai penilaian dan laporan kepada direksi. Jawablah pertanyaan yang diberikan dengan jujur dan transparan namun tidak mendiskreditkan perusahaan. Jangan jadikan exit interview ini menjadi ajang buat anda untuk melampiaskan segala kekesalan, kebencian, ketidakadilan pada perusahaan, kasian HRDnya dimarahin :)

4. Serah terima pekerjaan
Nah, langkah selanjutnya ialah melaksanakan proses serah terima pekerjaan kepada karyawan yang ditunjuk oleh atasan sebagai pengganti sementara atau permanen sambil menuntaskan pekerjaan yang masih menggantung. Berikan informasi yang selengkap dan sujujurnya wacana pekerjaan yang telah dan sedang anda kerjakan. Karena jikalau tidak, maka kasihan sobat anda tersebut, sudah dapet double job, diboongin nanti dimarahi orang pula hehe, nggak stres aja udah hebat! Kalau perlu buatlah check list pekerjaan anda selama ini, kemudian serahkan kepada sobat anda secara bertahap, ingat ya secara bertahap.


5. Beres-beres barang pribadi
Beberapa hari menjelang hari terakhir anda bekerja, pastikan barang-barang pribadi yang ada di kantor anda bawa pulang lagi. Pindahkan semua file-file pribadi yang ada di komputer ke dalam flash disk atau hard disk pribadi anda. Sedangkan file-file pekerjaan anda selama ini sanggup anda masukan kedalam folder khusus dan beri nama yang jelas. Sebab nantinya komputer milik perusahaan  tersebut akan dipakai oleh orang lain. Saya kasih perhatian khusus dalam hal ini jangan ngaku-ngaku barang kantor jadi barang pribadi anda, kemudian dengan seenaknya anda bawa pulang, itu namanya nyolong, dosa! :)

6. Pamitan
Buatlah program perpisahan kecil-kecilan atau gede-gedean, terserah anda, dengan teman-teman satu divisi atau satu perusahaan (sekali lagi terserah anda). Karena secara pribadi merekalah orang-orang yang telah banyak berinteraksi dan membantu anda ( dan juga mungkin bersitegang) dengan anda dalam pekerjaan. Mohon doa restu dan meminta maaf pada mereka atas kelakuan anda selama bekerja bersama mereka. Namun jangan meminta hari terakhir anda di kantor sebagai hari libur nasional, lantaran anda hanya karyawan bukan yang punya perusahaan, ga sopan! hehe

7. Minta surat keterangan kerja
Terakhir, jangan hingga melupakan surat keterangan berhenti bekerja dari HRD. Surat ini pada dasarnya membuktikan bahwa anda telah bekerja dengan baik dan memuaskan selama periode tertentu di perusahaan tersebut. Surat ini juga dibutuhkan dan menjadi salah satu syarat apabila anda ingin mencairkan dana jamsostek / BPJS ketenagakerjaan nanti. Jangan hingga uang yang setiap anda gajian dipotong oleh pemerintah tersebut tidak sanggup anda cairkan hanya gara-gara tidak memiliki surat keterangan ini. Lalu anda murka di kantor BPJS sambil teriak-teriak ga karuan, saya haqul yakin anda pun otomatis berubah status menjadi orang asing ngakak hahaha

Nah, jikalau langkah-langkah ini sanggup anda lakukan, maka predikat anda resign secara elegan akan menempel pada perusahanan, atasan dan teman-teman anda. Dengan begitu image anda pun akan terjaga. Jangan sekalil-kali anda keluar dari perusahaan tanpa pemberitahuan sebelumnya alias kabur, lantaran akan menciptakan image anda kurang baik. Kalau anda keluar sekedar makan siang atau cari sinyal HP, ya tidak apa-apa boleh-boleh aja....

Share this :

Previous
Next Post »
0 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔