Fakta Yang Wajib Diketahui Mengenai Demam Berdarah

05.44

Penyakit demam berdarah memang membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat, sebab telah banyak jiwa yang meninggal akibat penyakit menular ini. Salah satunya yaitu dengan segera meningkatkan trombosit pada demam berdarah serta memberikan cairan agar pasien tidak mengalami dehidrasi. Berikut ini beberapa fakta mengenai demam berdarah yang wajib dipahami:



  1. Penyebab Demam Berdarah
Demam berdarah atau DBD adalah penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Terdapat 4 serotipe virus dengue (DENV), yakni DENV-1, -2, -3, dan -4. Infeksi dari virus itu dapat menyebabkan berbagai gejala seperti demam, pusing, nyeri pada bola mata, otot, sendi, serta ruam kulit.

  1. Fase Demam Berdarah
Terdapat tiga fase yang dilalui oleh penderita DBD yakni Fase demam yang diakibatkan infeksi. Virus dengue tertinggi biasanya terjadi 3 atau 4 hari setelah demam pertama muncul. Fase kedua merupakan fase kritis, sebab terjadi penyempitan intravaskuler, syok, atau perdarahan berat, dan wajib segera dirawat di rumah sakit.

Dan yang terakhir adalah fase penyembuhan, kebocoran plasma telah berhenti seiring dengan reabsorpsi plasma dan cairan. Dalam tahap ini biasanya pasien mengalami kembalinya nafsu makan, stabil pada tanda-tanda vital, kadar hematokrit kembali normal. Serta pemulihan ruam kulit.

  1. Demam Berdarah Ditandai Dengan Trombositopenia
Trombosit sendiri adalah salah satu bagian dari darah yang amat penting, sebab berfungsi membantu pembentukan bekuan darah. Ketika virus dengue menyerang, pasien dapat mengalami Trombositopenia, yaitu kondisi tubuh kekurangan trombosit. Dalam darah biasanya mengandung sekitar 150.000 sampai 450.000 trombosit per mikroliter.

Jika seseorang jumlah trombositnya kurang dari 30.000 dapat terjadi perdarahan abnormal, walaupun biasanya gangguan baru timbul saat trombosit mencapai kurang dari 10.000 per mikroliter. Trombositopenia biasanya mudah terjadi pada orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, contohnya kanker, anemia, atau penyakit autoimun.

  1. Pencegahan Demam Berdarah
Mencegah tentu akan lebih baik daripada mengobati, maka sebaiknya lakukan tindakan guna mencegah terjangkiti DBD. Seperti menggunakan baju lengan panjang dan obat anti gigitan nyamuk, rajin membersihkan rumah dan lingkungan sekitar. Perbarui pengetahuan mengenai dunia kesehatan dari pihak medis maupun blog kesehatan. Agar dapat cepat tanggap menangani gangguan yang mungkin terjadi.

Share this :

Previous
Next Post »
0 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔