Tips Pola Makan Sehat bagi si Kecil ala dr Reisa Broto Asmoro

17.16
Stunting masih menjadi salah satu penyakit yang banyak di jumpai di Indonesia. Meski jumlahnya sudah mulai berkurang seiring berjalannya waktu, namun Indonesia masih terus berjuang untuk mengeliminasi penyakit ini.

Alhasil, banyak ibu yang khawatir akan pertumbuhan buah hatinya. Mereka tentunya berlomba-lomba untuk memberikan asupan makanan terbaik bagi sang anak, supaya bisa tumbuh sehat.




Meski demikian, masih banyak ibu yang belum mengetahui secara benar tentang makanan wajib yang harus dikonsumsi anak setiap harinya. Menanggapi hal ini, dr. Reisa Broto Asmoro, memberikan penjelasan tentang asupan sehat bagi anak.

Menurutnya standar gizi seimbang bisa menjadi tolak ukur para orangtua untuk mengatur menu makanan bagi anaknya. Selain itu ia menambahkan bahwa menu makanan setiap harinya wajib memenuhi unsur karbohidrat.

“Sebagai seorang ibu, jangan takut pertumbuhan anaknya terganggu selama makanan yang dikonsumsi memenuhi seluruh standar yakni gizi seimbang. Jadi makanan yang saya berikan setiap hari harus ada karbohidrat,” terang dr. Reisa, saat diwawancarai Okezone dalam acara Talkshow Parenting di Gramedia Central Park, Sabtu 9 Maret 2019.

Selain itu, dr. Reisa juga mengatakan bahwa protein juga sama pentingnya dalam tumbuh kembang sang buah hati. Menurutnya ada dua jenis protein yang wajib dikonsumsi setiap harinya, yakni berasal dari sayuran dan buah-buahan

“Selain itu orangtua juga wajib memenuhi dua jenis protein seperti sayur dan tempe serta asupan buah-buahan. Setiap hari anak wajib mengonsumsi itu,” lanjutnya

Dokter Reisa juga berpesan kepada para ibu untuk selalu aktif memilihkan menu makanan yang tepat bagi anak-anaknya. Jika sang anak terlihat kurang suka dengan makanan tersebut, ada baiknya bereksperimen dengan mengubah cara memasaknya.

“Untuk menu makanan sehari-hari anak, alangkah baiknya jika sang ibu memilihnya sendiri. Jadi bisa terlihat si anak suka atau tidak dengan menu masakan sang ibu. Jika dirasa tidak cocok, bisa diganti lagi,” sambungnya.

Di sisi lain dr. Reisa menilai bahwa pola makan seperti ini agak sulit diterapkan bagi orang tua yang hendak membawa anaknya bepergian jauh.

Pasalnya, para orangtua cenderung membeli makanan jadi ketimbang memasaknya sendiri. Oleh sebab itu tabiat makan sehat wajib diterapkan kepada anak sejak dini.

“Selama masih bisa, maka saya akan membawa makanan sendiri. Namun jika sudah ke luar negeri mau gak mau Anda harus beli,” tambah dr Reisa.

Lebih lanjut dr. Reisa menceritakan bahwa anaknya kurang begitu suka makan sembarangan, karena sejak kecil telah didik untuk memilah makanan. Alhasil sang anak akan bertanya terlebih dahulu tentang makanan yang boleh dan tidak boleh dimakan.

“Jadi ketika diberikan makanan tertentu, dia sudah mengetahui mana makanan alergi dan yang bisa dikonsumsinya,” tuntasnya.

Share this :

Previous
Next Post »
0 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔