Perkembangan Teknologi Komunikasi di Indonesia

21.47
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Information and Communication Technologies (ICT), adalah payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi. TIK mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Oleh karena itu, teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah dua buah konsep yang tidak terpisahkan. Jadi Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, pemindahan informasi antar media. Istilah TIK muncul setelah adanya perpaduan antara teknologi komputer (baik perangkat keras maupun perangkat lunak) dengan teknologi komunikasi pada pertengahan abad ke-20. Perpaduan kedua teknologi tersebut berkembang pesat melampaui bidang teknologi lainnya. Hingga awal abad ke-21 TIK masih terus mengalami berbagai perubahan dan belum terlihat titik jenuhnya.
 
Perkembangan Teknologi Informasi di Indonesia sampai dengan saat ini berkembang dengan pesat seiring dengan penemuan dan pengembangan Ilmu Pengetahuan dalam bidang Informasi dan Komunikasi sehingga mampu menciptakan alat-alat yang mendukung perkembangan Teknologi Informasi, mulai dari sistem komunikasi sampai dengan alat komunikasi yang searah maupun dua arah (interaktif). Sebagai negara yang sedang berkembang, Indonesia selalu mengadaptasi berbagai teknologi informasi hingga akhirnya tiba di suatu masa di mana pengunaan internet mulai menjadi ”makanan” sehari-hari yang dikenal dengan teknologi berbasis internet (internet based technology).
 
Jaman dahulu sebelum berkembangnya teknologi, orang-orang Indonesia harus menempuh jarak yang jauh untuk mengantarkan sebuah surat atau pesan kepada orang lain, tetapi lain dengan jaman sekarang dan perkembangan itu sendiri di Indonesia dimulai dengan Satelit Palapa (9Juli 1976) yang memudahkan arus komunikasi dan teknologi, yakni telepon, fax, dll. Setelah itu perkembangan dilanjutkan dengan berkembanganya jaringan sellular, yaitu GSM pertama di Indonesia, yakni sebuah teknologi komunikasi bergerak yang tergolong dalam generasi kedua (2G). Diharapkan  Indonesia harus terus menerus berinovasi dan menghasilkan buah karya atau produk dari IPTEK, sehingga penanaman IPTEK terhadap anak-anak sebagai generasi penerus harus diupayakan sedini mungkin, sehingga pada masa yang akan datang Indonesia pasti akan dapat menyaingi negara-negara lainnya dalam hal teknologi.
 
Teknologi yang mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa dekade ini adalah handphone (telepon selular). Salah satu perkembangan pertama handphone adalah SMS. SMS pertama kali dikirim oleh Neil Papworth dan diterima Richard Jarvis pada Desember 1992 dari komputer ke telepon. Isi pesannya adalah “Merry Christmas“. SMS ini menggunakan ruang sinyal kendali arus di GSM (global system for mobile). Awalnya 128 karakter (16 bit), tapi diconvert ke basis 7 sehingga bisa 140 karakter. Jadi SMS awalnya hanya untuk memanfaatkan ruang kosong pengaturan sinyal di sistem GSM, tapi sekarang SMS bisa dibilang menjadi kebutuhan dasar para pengguna telepon seluler.
 
Fitur SMS dimulai tahun 1993, dan tidak dikembangkan secara serius. Cuma Nokia yang serius dengan membuat handset berstandar E-161 atau biasa kita sebut dengan keypad tipe Alfanumerik. Inilah awal mula Nokia booming.
 
Akan tetapi, saat ini penggunaan keypad alfanumerik juga sudah mulai ditinggalkan, orang sudah banyak beralih ke handphone yang menggunakan keypad qwerty. Tren ini dipelopori oleh BlackBerry. Ada hal yang menarik  mengenai pemberian nama/merk Blackberry. Ternyata hal ini terkait atas paten mereka atas Keyboard. Perusahaan Kanada ini pegang paten keyboard berkontur. Dengan kontur ini, orang bisa mengetik dengan mantap walaupun keyboardnya kecil. Karena keyboard kecil ini berjejal-jejal dan berdekatan dengan tuts warna hitam menyerupai buah berry hitam, maka disebutlah dengan Blackberry. Keyboard mini inilah yang membuat pangsa pasar Blackberry naik, karena bisa digunakan dengan aman dan cepat.
 
Selain handphone, teknologi yang juga mengalami perkembangan dengan amat sangat cepat adalah Internet. Keberadaan internet saat ini sudah semakin mudah kita temui dan dengan harga yang terjangkau. Segala aspek kehidupan bahkan dapat dikatakan bisa diakses melalui internet kapan saja dan dari mana saja. Internet menyederhanakan ruang dan waktu di antara manusia di berbagai belahan dunia.
 
Ledakan Internet di Indonesia sendiri terjadi sekitar tahun 1994. Sebelumnya Internet sudah masuk ke Indonesia melalui jaringan akademis dan pusat riset, sehingga hanya golongan akademis dan peneliti yang dapat memanfaatkannya. Itupun masih terbatas pada fasilitas e-mail saja. Nicholas Negroponte sendiri mengakui, “…bahwa pertumbuhan host Internet tercepat pada kwartal ketiga 1994 terjadi di Argentina, Iran, Peru, Mesir, Filipina, Federasi Rusia, Slovenia dan Indonesia.”
 
Menurut catatan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (UI), teknologi komputer baru diperkenalkan di Indonesia dalam kurun antara tahun waktu 1970-1972-an. Untuk lebih jelas sejarah perkembangan teknologi informasi di Indonesia setelah tahun 1972, bisa terlihat dalam daftar berikut ini.

1972 s/d 1975  :
•    PUSILKOM UI mulai melakukan kegiatan operasional komputasi di lingkungan kampus UI.
•    UI mengirimkan 2 (dua) orang staf PUSILKOM ke Amerika Serikat untuk melanjutkan studi tentang ilmu komputer.
 
1975 s/d 1986   :
•    UI kembali mengirimkan 4 (empat) orang staf PUSILKOM ke Amerika Serikat untuk melanjutkan studi tentang ilmu komputer.
 
1984    :
•    Beberapa jaringan teknologi informasi di Indonesia mulai terhubung ke internet melalui jaringan UI-net. Jaringan internet Indonesia pada saat itu berjalan di atas protokol UUC, sedangkan umumnya menggunakan TCP/IP. Domain .id sudah muncul dan diakui pada tahun ini.
 
1986-an    :
•    Terbentuknya jaringan yang menghubungkan kampuskampus besar Indonesia, mulai UI, ITB, UGM, ITS, UNHAS, Universitas Terbuka dan Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Depdikbud. Jaringan besar ini disebut UNINET. Jaringan yang dibuat dengan bantuan dari luar negeri ini menggunakan infratruktur jaringan telepon kabel konvensional, SKDP milik PT Indosat, serta SKDP via satelit (packsatnet). Ada 4 buah server yang dibuat dan ditempatkan di lokasi ITB, UI, UGM, dan ITS.
•    UI membuka program studi ilmu komputer pertama untuk jenjang S-1.
•    Adanya kegiatan Amatir Radio club (ARC) ITB yang membangun jaringan internet dengan menggunakan komputer Apple II dihubungkan dengan jaringan komunikasi memakai link radio amatir untuk mengoperasikan internet.
 
1988   :
•    Program studi ilmu komputer untuk jenjang S-2 dibuka di UI.
 
1988 s/d 1989   :
•    UI dipilih menjadi gateway internet pertama di Indonesia, sekaligus sebagai koordinator pendaftaran domain .id internet protokol berbasis UUC.
 
1990-an   :
•    Mulai dikembangkannya jaringan komputer dengan menggunakan teknologi packet radio pada band 70 cm dan 2 m secara luas.
 
1986 s/d 1993   :
•    PUSILKOM UI ditunjuk oleh Depdikbud sebagai salah satu Pusat Antar universitas (PAU) dalam bidang ilmu komputer.
 
1993   :
•    Fakultas Ilmu Komputer (FASILKOM) UI diresmikan oleh Mendikbud.
•    Indonesia secara resmi terhubung dengan internet mengguankan protocol TCP/IP dan domain .id mulai diakui keberadaanya di internet tepatnya pada tanggal 4 Maret 1993.
•    IPTEKNET menjadi situs pertama yang resmi terhubung dengan internet
 
1994  :
•    Munculnya Internet Service Provider (ISP) pertama di Indonesia yaitu indonet (www.indo.net.id)
 
1995   :
•    PT Telkom melalui divisi riset dan teknologi memberikan sambungan leased line 14,4 Kbps sebagai bagian dari IPTEKNET.
•    Departemen Pekerjaan Umum tercatat sebagai instansi departemen pemerintah Indonesia yang pertama kali online (www.pu.go.id)
 
1996   :
•    ITB terhubung ke jaringan penelitian Asia Internet Interconnection Initiatives (AI3). Bandwidth internet pun di tambah sampai 1,5 Mbps ke Jepang yang terus ditambah dengan sambungan ke TelkomNet dan IIX 2 Mbps.
•    Terbentuknya APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) yang memfasilitasi munculnya banyak ISP. Munculnya layanan internet dial up dengan akses 33,6 Kbps.
 
1997  :
•    Layanan internet dial up mengalami kenaikan dari 33,6 Kbps menjadi rata-rata 56 Kbps.
 
1998  :
•    Pemerintah daerah mulai masuk ke internet. Pemda pertama yang melakukan koneksi ke internet adalah Pemerintah Daerah Samarinda (www.samarinda.go.id).
 
1999  :
•    Dikeluarkannya UU tentang telekomunikasi no. 36/1999.
•    Inisiatif gerakan berbasis teknologi informasi mulai mencapai puncaknya.
•    Perusahaan dotcom dan media-media yang memiliki segmen pendidikan teknologi informasi bermunculan di Indonesia.
•    Kegiatan promosi, pameran, seminar, dan konferensi internasional teknologi informasi di selenggarakan secara beruntun
 
2002   :
•    Secara resmi pemerintah Indonesia meluncurkan portal nasional pada tanggal 20 Mei 2002 dengan alamat www.indonesia.go.id.

Perkembangan dunia teknologi informasi yang sedemikian pesatnya ini perlahan telah mengubah gaya hidup manusia. Sekarang manusia bahkan dapat dikatakan tidak dapat hidup tanpa bantuan teknologi yang memudahkan manusia dalam menjalani aktivitasnya. Manusia modern sebutan untuk manusia yang mengerti dan mengikuti perkembangan teknologi. Akan tetapi perkembangan tersebut tidak hanya membawa dampak positif, tetapi juga dampak negative. Oleh karena itu, kita haruslah pintar-pintar memilih dalam menggunakan teknologi.

Referensi :
•    www.wikipedia.com
•    www.informatika.lipi.go.id
•    www.detikinet.com
•    www.scribd.com

Share this :

Previous
Next Post »
0 Komentar

Penulisan markup di komentar
  • Silakan tinggalkan komentar sesuai topik. Komentar yang menyertakan link aktif, iklan, atau sejenisnya akan dihapus.
  • Untuk menyisipkan kode gunakan <i rel="code"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan kode panjang gunakan <i rel="pre"> kode yang akan disisipkan </i>
  • Untuk menyisipkan quote gunakan <i rel="quote"> catatan anda </i>
  • Untuk menyisipkan gambar gunakan <i rel="image"> URL gambar </i>
  • Untuk menyisipkan video gunakan [iframe] URL embed video [/iframe]
  • Kemudian parse kode tersebut pada kotak di bawah ini
  • © 2015 Simple SEO ✔